Monday, June 20, 2011

Jangan Takut Mengkritik



Kritik adalah hasil dari analisis dan evaluasi, dengan tujuan untuk meningkatkan pengertian, perhatian, sensitivitas, dan kualitas dari suatu pekerjaan atau tindakan . Orang yang ingin berkembang adalah orang yang mau menerima kritik sekaligus memberi kritik kepada orang lain . Setiap kritik yang baik akan membimbing seseorang ke arah yang benar. Berikut ini adalah cara-cara untuk memberikan kritik yang baik dalam kaitannya dengan interaksi sehari-hari.



1. Cara 'Kue Lapis'

Seperti kue lapis, Ada 3 bagian dalam memberi kritik. Tunjukkan poin yang buruk di antara 2 poin yang baik. Kita menunjukkan poin yang baik di lapisan pertama dan ketiga. Tujuannya adalah untuk menjaga mereka dari perasaan diserang dan memberikan kesan bersahabat . Berikut ini adalah contoh yang baik: Daripada langsung berkata "Kerja kamu tidak bagus, lebih baik kamu ____" , cobalah berkata "Sebenarnya apa yang kamu lakukan selama ini sudah cukup baik, tapi akan lebih baik kalau kamu bisa meningkatkan beberapa aspek seperti ____ dan ____ dengan melakukan ____ , Aku percaya kamu bisa melakukannya. Aku yakin."


2. Jangan mengkritik di depan orang banyak

Mengkritik seseorang di depan orang banyak akan mempermalukan orang tersebut . Biasanya, orang akan tersinggung terhadap dirimu dan tidak akan mendengarkan sama sekali. Hindari itu! Orang tidak suka apabila kesalahannya diekspos di depan publik, berikan kritikmu secara privat.


3. Jangan gunakan kata-kata kasar

Orang akan tersinggung tentu saja . Alih-alih mendengar kritikmu, mereka akan merasa tidak nyaman dan marah . Jika kamu benar-benar ingin menekankan kritikmu, gunakanlah kata-kata yang tegas. Ingat, tegas tidak sama dengan kasar.


4. Kritik tindakannya bukan orangnya

Kamu harus spesifik saat mengkritik. Apakah tindakannya,tingkah lakunya, atau kata-katanya yang perlu dikritik? Dengan mengkritik hal itu, Kamu menunjukkan poin yang jelas, hal apa yang perlu diperbaiki . Jangan hanya mengkritik menggunakan kata-kata yang tidak perlu seperti "Kamu bodoh","Kamu tidak cukup bagus","Kamu buruk"


5. Lakukan dengan senyum

Bangunlah kenyamanan bukan ketegangan . Orang akan merasa kamu berada di pihaknya dan mereka akan membuka dirinya terhadap setiap kritik. Kamu akan lebih mudah dalam mengekspresikan opinimu.


6. Berikan kesimpulan dan "bagaimana melakukannya" tahap demi tahap

Sebuah kritik yang baik adalah kritik yang memberi kesimpulan di akhir untuk menekankan dan menjelaskan poin utama dari kritikmu sekaligus mengajarkan bagaimana cara untuk mencapainya.

No comments:

Post a Comment