Friday, June 3, 2011

Kebiasaan Yang Merugikan Tubuh

Kebiasaan Baik Yang Merugikan Tubuh - Mungkin anda sering mendengar beberapa kebiasaan buruk yang bisa merugikan tubuh anda. Tapi tahukah anda?? bahwa kebiasaan baik juga bisa merugikan tubuh anda. beberapa hal di bawah ini adalah penjelasannya.


Mandi pakai air panas




Dr Nick Lowe, konsultan ahli kulit di Cranley Clinic di London mengutarakan bahwa masyarakat modern saat ini sudah berlebihan dalam urusan membersihkan badan.
“Kebanyakan dari mereka mandi setiap hari dengan memilih menggunakan air panas dan dikombinasikan dengan produk pembersih yang kasar sehingga dapat mengurangi kelembapan kulit, kekeringan, pecah-pecah bahkan infeksi,” sahut Dr Nick.
“Sementara yang paling baik adalah menggunakan air dingin dan menggunakan sabun yang antibusa atau berbentuk krim yang mampu melembabkan kulit,” jelasnya.


Tidur 8 jam dalam 1 hari


Profesor Jim Horne dari Loughborough University’s Sleep Research Centre menjelaskan, pentingnya membagi-bagi jam tidur ketimbang tidur 8 jam penuh saat malam hari.

“Salah jika ada persepsi yang mengatakan terbangun di malam hari mengganggu kualitas tidur. Sebenarnya, tidur selama 8 jam penuh dapat membuat Anda merasa lebih lelah. Padahal dengan tidur siang selama 15 menit saja, sama efektifnya dengan tidur 1 jam di malam hari,” jelasnya.

“Triknya adalah tidur dua jam lebih awal di sore hari, bangun lalu makan malam dan berinteraksi dengan teman dan keluarga, dilanjutkan dengan tidur malam tiga sampai empat jam, bangun lagi untuk melakukan ibadah, lalu lanjutkan kembali tidur beberapa saat hingga subuh. Maka yang Anda dapatkan adalah 7 jam tidur dalam sehari,” papar Dr Nick.

Berkumur usai menggosok gigi

Dr Phil Stemmer, seorang ahli gigi di London mengemukakan untuk menahan keinginan Anda untuk berkumur usai menggosok gigi. Pasalnya, berkumur akan menghilangkan fluoride yang ditinggalkan pasta gigi, yang jika tidak berkumur dapat melindungi gigi beberapa jam lebih baik.

“Usai menggosok gigi, saya terbiasa tidak berkumur setidaknya setengah jam, dan saya tidak pernah membasahi sikat gigi terlebih dulu karena air dapat mengurangi khasiat pasta gigi. Ingat juga untuk tidak menggosok gigi langsung usai makan. Tunggulah hingga setengah jam baru menggosok gigi,” jelasnya.

Dr Phil menjelaskan lebih lanjut alasannya asam makanan dan gula secara sementara akan melemahkan enamel gigi, maka jika kita menggosok gigi saat itu, Anda sebenarnya sedang mengikis lapisan enamel sebelum gigi kembali mengeras.

“Sebenarnya, kebiasaan yang baik adalah menyikat gigi sebelum makan, lalu menyegarkan mulut kembali dengan berkumur dengan mouthwash tanpa alkohol sesudah makan,” tutupnya.


Menggunakan toilet duduk


Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Israel yang dipublikasikan pada Digestive Diseases and Sciences mengatakan bahwa toilet jongkok lebih baik ketimbang toilet duduk, sebab dengan posisi normal seperti jongkok saat buang air kita akan lebih sedikit mengejan, dan mengurangi risiko penyakit yang menyerang usus besar.

Dr Charles Muray, konsultan pencernaan di Royal Free Hospital, London, mengatakan bagi Anda yang terbiasa menggunakan toilet duduk sebaiknya meletakkan pijakan setinggi 6 inci di bawah kaki, yang menolong kita melakukan posisi seperti berjongkok.


Bersih-bersih


Ternyata, bersih-bersih rumah dapat memperburuk kesehatan diri. Pendapat ini diungkapkan peneliti Amerika Serikat yang menganalisa 100 pekerja wanita dan pria yang memiliki tekanan lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak bersih-bersih rumah.
Tekanan darah naik dikaitkan dengan kekhawatiran domestik seperti bagaimana menyelesaikan tanggung jawab memasak, bersih-bersih, dan belanja bulanan dengan cepat.

Tidak lupa juga penyakit asma yang terjadi saat responden menggunakan produk rumah tangga yang didiami kuman. Penelitian di Spanyol menemukan, mereka yang menggunakan cairan pembersih dan semprotan penyegar udara dalam 1 hari sepekan dapat menyebabkan asma 7 kali lebih banyak.


Bersantai habis makan


Mungkin wajar jika kita bersantai di sofa usai makan malam. Tapi ternyata, pencernaan pun ikut “santai” jika kita membiarkan kebiasaan ini terus menerus.

“Misalnya Anda makan sebelum tidur, maka tubuh akan lebih lambat mencerna makanan tadi,” sahut Claire MacEvilly, ahli gizi di Human Nutrition Research Laboratory di Cambridge University.

Time Management

Berikut adalah 100 tips manajemen waktu. Latihlah agar Anda bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Semakin banyak yang dilakukan akan semakin baik pengelolaan waktu Anda.

Mulai dari mana? Mulailah dari yang Anda pahami dulu. Jika ada yang tidak mengerti, silahkan beritahu nomor berapa. Insya Allah ke depan akan saya bahas dalam trit terpisah.

1. Ingatlah, semua orang akan mati.
2. Utamakan ibadah-ibadah fardlu sebelum tugas yang lain.
3. Ingatlah bahwa waktu hanya 24 setiap hari, dan tidak bisa ditambah.
4. Sebenarnya, kewajiban Anda lebih banyak dibandingkan waktu Anda. Putuskan waktu Anda untuk melakukan yang terbaik.
5. Tidak selamanya “diam itu emas”. Jika bicara lebih baik, maka bicaralah. Jika bertindak lebih baik, maka bertindaklah.
6. Nilailah waktu Anda.
7. Perlakukan waktu sebagai sumber daya yang harus dikelola.
8. Mengukur waktu Anda.
9. Menilai berapa banyak waktu yang Anda miliki untuk mengelola.
10. Negosiasikan agar lebih banyak kendali atas waktu kerja Anda.
11. Tentukan pola kerja terbaik untuk diri sendiri.
12. Mengendalikan tugas-tugas Anda.
13. Memiliki kebebasan untuk menyeimbangkan tugas-tugas Anda.
14. Bekerja dengan kecepatan yang lebih.
15. Miliki rencana ke depan.
16. Menyeimbangkan tuntutan pada waktu Anda.
17. Jangan bekerja lebih dari yang Anda butuhkan.
18. Cobalah “sambil menyelam, minum air”
19. Gunakan waktu untuk mendapatkan hasil, bukan hanya menggugurkan kewajiban.
20. Lakukan sesuatu yang produktif dan menyenangkan setiap hari.
21. Bertanya: “apa yang terbaik dilakukan sekarang?”
22. Identifikasi pemboros waktu.
23. Memiliki tujuan hidup Anda.
24. Efektif …
25. … Dan kemudian efisien.
26. Jangan terburu-buru atau terlalu banyak pekerjaan.
27. Lakukan tugas harian secara variatif.
28. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda pada tugas-tugas rutin.
29. Lakukan tugas-tugas rutin dalam waktu sesingkat mungkin.
30. Mengembangkan kebiasaan yang baik.
31. Coba lakukan tugas rutin dengan metode yang berbeda.
32. Memanfaatkan jalan pintas.
33. Siapkan materi Anda di muka.
34. Merapikan saat Anda pergi.
35. Otomatisasi.
36. Identifikasi penghambat kerja (bottle neck) dan menghilangkan mereka.
37. Buat arus pekerjaan mudah.
38. Gunakan sistem “just-in-time” untuk meminimalkan kekacauan.
39. Selesaikan tugas-tugas yang sama sekaligus.
40. Mengidentifikasi metode kerja tercepat dan kemudian melatih semua orang.
41. Tahu mana pekerjaan dapat dipercepat dan yang tidak bisa.
42. Memiliki slot waktu yang teratur untuk tugas-tugas.
43. Menyisihkan waktu untuk tugas-tugas pemeliharaan.
44. Jangan mengambil dokumen yang tidak perlu.
45. Mengatur filing sistem (pengarsipan).
46. Back up komputer Anda secara rutin.
47. Hapus file secara teratur.
48. Jaga agar meja Anda bersih
49. Tangani setiap selembar kertas hanya sekali.
50. Hilangkan junk mail dan spam.
51. Telepon daripada menulis.
52. Jangan apa-apa fotokopi kecuali adalah penting.
53. Mengirim balasan pada selembar kertas yang sama.
54. Jaga komunikasi Anda manis dan pendek.
55. Mengelola proyek Anda dengan perkiraan waktu, biaya dan kualitas.
56. Jalankan proyek dengan rencana waktu yang terperinci.
57. Tambahkan pada 20% pada rencana awal proyek Anda.
58. Memiliki daftar terperinci dari tugas-tugas proyek Anda.
59. Buat serangkaian tenggat waktu untuk proyek-proyek Anda.
60. Cari link yang lemah dalam proyek Anda dan memiliki rencana back-up.
61. Streamline yang rendah dalam proyek menjadi prioritas.
62. Tetaplah lebih depan dibandingkan dengan jadwal proyek Anda.
63. Melacak dan memonitor kemajuan proyek Anda.
64. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda pada pekerjaan berjalan.
65. Memiliki visi yang jelas tentang tujuan Anda.
66. Selaraskan tujuan Anda dengan nilai-nilai Anda.
67. Tuliskan tujuan Anda.
68. Rencanakan area hasil kunci Anda.
69. Buat tujuan jangka pendek dengan metode SMART.
70. Identifikasi pekerjaan yang Anda benci dan delegasikan.
71. Memecah pekerjaan besar menjadi potongan kecil.
72. Prioritaskan tugas-tugas Anda sesuai dengan kepentingannya.
73. Bila Anda kewalahan, tulis to-do list dan prioritaskan.
74. Rencanakan hanya menggunakan 60% dari hari Anda, meninggalkan sisanya untuk apa yang muncul tiba-tiba (yang tidak direncanakan).
75. Masukkan pekerjaan besar dalam buku harian Anda terlebih dahulu, kemudian yang kecil.
76. Rayakan mencapai tujuan Anda.
77. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda untuk melakukan tugas yang tidak rutin.
78. Luangkan waktu untuk duduk dan berpikir.
79. Jagalah kesehatan Anda.
80. Luangkan waktu untuk menikmati dan menghargai.
81. Gunakan energi saat ini.
82. Kadang-kadang hanya melakukan apa yang ingin Anda lakukan.
83. Ambil istirahat setidaknya setiap 90 menit.
84. Review secara harian atau mingguan.
85. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda dengan orang lain.
86. Selalu muncul untuk rapat tepat waktu.
87. Jadilah sopan dan cepat dengan orang lain.
88. Hanya mengadakan pertemuan yang memiliki tujuan yang jelas.
89. Biarkan orang tahu kapan Anda tidak bebas (sibuk).
90. Meminimalkan interupsi yang tidak perlu.
91. Belajar mengatakan Tidak untuk pekerjaan yang bukan milikmu.
92. Kontrol telepon Anda.
93. Saring semua panggilan masuk.
94. Rancangan kebijakan waktu dalam tim.
95. Simpanlah jam di dinding.
96. Latihlah konsentrasi Anda.
97. Latihlah keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan Anda sehari-hari.
98. Memahami kebribadian Anda terkait waktu.
99. Periksa apakah Anda memiliki kecenderungan untuk kerja lembur? Perbaiki, itu tanda tidak baik.
100. Syukuri dan nikmati waktu Anda.

Kesimpulannya...

1. lakukan apa yang bisa anda lakukan hari ini, jangan tunggu besok.
2. buat skala prioritas dari segala tugas dan permasalahan yang anda hadapi.
3. buat jadwal kegiatan besok dan review pada malam harinya..

3 hal ini terkesan mudah..
tapi sampe hari ini masih terus belajar buat ini jadi kebiasaan. Selamat beraktifitas !

Komunikasi

Komunikasi Penting Banget!

Sebelum ngomong komunikasi plus empati, kita perlu ingat bahwa sebenarnya komunikasi itu memegang peranan yang penting. Coba saja kita ingat, hampir setiap menit kita berkomunikasi. Di rumah kita berkomunikasi dengan ortu, saudara, pembantu. Di sekolah ada komunikasi dengan teman dan guru, di organisasi juga, di masyarakat tidak beda.

Dengan berkomunikasi kita menyatakan pendapat, mengajukan permohonan, meminta pertolongan, menawarkan solusi, menyampaikan instruksi, dan memberikan informasi kepada orang lain yang kita ajak berkomunikasi.

Jelas kan, komunikasi merupakan bagian yang penting dari kehidupan kita, baik kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial kita. Ada orang bilang bahwa dalam kehidupan sosial tidak ada apapun yang lebih penting dari pada kemampuan berkomunikasi yang efektif.

Kemampuan berkomunikasi yang baik bisa membantu menyelesaikan banyak masalah dan mendatangkan banyak untung bagi kita. Sebaliknya, kegagalan dalam berkomunikasi bisa berakibat fatal. Kegagalan ini dapat menyebabkan berbagai bencana: bertengkar sama saudara, bermasalah dengan guru, persahabatan jadi putus, nggak dapat kerja, dan sebagainya.

Tambahin dengan Empati, Biar Enak

Agar komunikasi bisa sukses, para pelaku komunikasi harus memperhatikan dan menerapkan prinsip komunikasi empatik berikut:

Informasi yang Utuh

Dalam berkomunikasi, cobalah terlebih dahulu mencari informasi yang selengkap-lengkapnya sebelum memberikan komentar. Jika kita hanya memiliki sepenggal informasi, jangan langsung membentuk opini dan menyatakan pendapat berdasarkan informasi yang belum lengkap tersebut.

Intinya, Ilmu dulu baru bicara dan bertindak. Ucapan dan tindakan tanpa ilmu yang jelas akibatnya berbahaya. Jadi, yang perlu kita lakukan adalah melengkapi informasi yang kita miliki dengan bertanya kepada pihak-pihak yang mengetahui tentang apa yang akan kita komunikasikan, ataupun aktif mencari informasi tambahan yang diperlukan sehingga kita info yang akan kita komunikasikan pun lebih lengkap.



Berusaha Mengerti

Simak contoh ini, seorang sarjana freshgraduate datang ke pedesaan. Karena baru saja lulus dari perguruan tinggi, ketika mengisi acara, bahasa sarjana ini "canggih" banget. Istilah-istilah berbahasa asingnya keluar begitu saja tanpa ada penjelasan maknanya. Penduduk desa manggut-manggut tidak paham. Akhirnya, penduduk desa pun malah emoh/ogah terhadap sarjana yang sebenarnya berilmu ini.

Ini termasuk kegagalan berkomunikasi. Sering banget kita menuntut untuk dimengerti, tanpa menuntut diri kita untuk mengerti dulu pihak yang kita ajak komunikasi.

Dalam berkomunikasi, ada baiknya bagi kita untuk terlebih dahulu mencoba mengerti, sebelum menuntut untuk dimengerti. Dengan mengerti permasalahan yang sebenarnya, serta mengerti siapa lawan bicara, akan lebih mudah bagi kita memahami apa yang dikomunikasikan orang tersebut, dan akan lebih mudah pula bagi kita untuk memberikan pendapat, masukan yang mudah dimengerti lawan bicara.

Dalam contoh di atas, jika sang sarjana terlebih dahulu mencoba mengerti objek audien-nya, apakah objek sudah paham dengan istilah-istilah berbahasa asing, dan sebagainya, maka tentunya dalam mengkomunikasikan ide-idenya, ia bisa menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami.


Diagnosa Permasalahan, sebelum Respon

Lebih spesifik lagi berkaitan dengan mengerti sebelum dimengerti adalah mendiagnosa permasalahan dengan baik sebelum memberikan respon.

Coba bayangkan, jika Anda merasa demam lalu pergi ke dokter. Anda lalu didiagnosa kena flu, padahal Anda punya gejala-gejala lain yang menandakan Anda terkena tipus. Gara-gara diagnosa yang nggak tepat, obat yang Anda minum pun nggak tepat buat penyakitmu. Akibatnya berbahaya pada dirimu.

Sebelum kita memberikan pendapat, masukan atau jawaban, diagnosis terlebih dahulu secara teliti permasalahan yang dihadapi lawan bicara. Kadang, kita terlalu terburu-buru memberikan respon. Baru mendengar permasalahan lawan bicara sedikit saja, kita sudah merasa sok tahu tentang kelanjutannya, sehingga kita sudah pasang kuda-kuda lalu segera memberi respon. Padahal, masalah tiap orang bisa spesifik banget, sehingga kita hendaknya jangan sok tahu dulu untuk memberi respon.

Baru setelah kita tahu permasalahannya dengan jelas, kita bisa lebih mudah untuk membantu memberikan jawaban, solusi, ataupun masukan yang diperlukan lawan bicara.


Keyakinan Diri

Jika kita tersesat dan bertanya kepada orang yang kita temui di jalan tentang alamat yang kita cari, orang tersebut memberikan informasi tetapi ia tidak terlihat yakin akan informasi yang diberikannya kepada kita. Apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan mengikuti petunjuk yang diberikan orang tersebut?

Jika kita pergi ke toko obat, dan si penjual menawarkan obat yang kita perlukan. Tetapi ketika ditanya apakah obat tersebut manjur, si penjual tidak memberikan jawaban yang meyakinkan. Apakah kita akan membeli obat yang ditawarkan tersebut?

Jawaban dari kedua situasi di atas kemungkinan besar adalah ”tidak.” Pada dasarnya, kita cenderung lebih percaya kepada orang yang memiliki dan menunjukkan keyakinan diri tinggi. Jadi, jika kita berkomunikasi, pastikan apa yang kita komunikasikan benar-benar kita kuasai dengan baik, dan benar-benar kita yakini kebenarannya. Jika kita sudah yakin, akan lebih mudah bagi kita untuk meyakinkan orang lain.

Fokus pada Orang Lain

Unsur dalam empati adalah memperhatikan orang lain. Kalo gitu, dalam komunikasi empatik, unsur ini pun punya peranan penting. Ketika berkomunikasi, jika perhatian terfokus pada diri sendiri melulu, kegagalan komunikasilah yang akan terjadi.

Kita perlu lebih memfokuskan perhatian kita pada orang yang kita ajak berkomunikasi, bukannya pada diri sendiri melulu. Dengan memberikan fokus perhatian kepada orang lain, maka orang merasa kita memperdullikan mereka. Selanjutnya, kalau orang merasakan kita memang memberikan perhatian, kepedulian, dan rasa hormat kepada mereka ketika mereka berbicara ataupun menyampaikan pendapat, maka mereka akan juga bersedia mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang akan kita komunikasikan kepada mereka.

Dengan memfokuskan perhatian kepada orang lain, kita bisa lebih mudah memahami siapa lawan bicara kita (apa keinginan mereka, apa permasalahan mereka, apa yang mereka perlukan dari kita). Jika kita telah memahami mereka, tentunya kita bisa mengkomunikasikan apa yang kiranya dapat menarik perhatian mereka, dan apa yang kiranya mau mereka terima, ataupun dukung.

Kontak Mata

Kontak mata merupakan bagian yang penting dalam berkomunikasi. Dengan melibatkan kontak mata dengan orang yang kita ajak bicara, kita memberi kesan dan pesan kepada orang tersebut bahwa kita sungguh-sungguh terhadap apa yang kita komunikasikan.

Kesungguhan kita ini tentunya akan mendorong lawan bicara memperhatikan dengan seksama apapun yang kita komunikasikan. Mereka juga lebih percaya kepada kita karena kesungguhan yang kita perlihatkan, sehingga akan lebih mudah bagi mereka untuk memahami atau melakukan apapun yang kita anjurkan kepada mereka.

Tentu, beda masalahnya jika yang kita ajak bicara adalah lawan jenis. Kalo dengan lawan jenis, kontak mata yang terjadi bisa menimbulkan bahaya yang lain.

Senyum Hangat

Senyum merupakan sedekah yang murah, meriah, dan mudah. Senyuman memang merupakan senjata yang paling ampuh yang dapat digunakan untuk membuka komunikasi. Senyuman yang tulus dan hangat dapat mengatasi berbagai hambatan dalam komunikasi, misalnya: ketegangan, kecurigaan, kemarahan, kecemburuan.

Sebuah senyuman juga merupakan indikasi kita memiliki emosi positif terhadap orang yang kita ajak berkomunikasi. Jika lawan bicara merasa kita memang ”suka” berkomunikasi dengannya, akan lebih mudah bagi orang tersebut menerima masukan, pendapat, ataupun solusi yang kita tawarkan kepadanya.

Saling Menyukai

Komunikasi juga akan lebih efektif, jika orang-orang yang terlibat dalam komunikasi tersebut saling menyukai.

Menyukai orang lain yang kita ajak berkomunikasi merupakan awal kemampuan berkomunikasi yang efektif.

Menyukai dan disukai, tidak bisa terjadi dalam sekejap. Memang harus ada saling mengenal, saling memahami, dan saling menolong. Semakin banyak interaksi dalam hal-hal yang positif ini, maka ornag yang kita ajak berkomunikasi akan semakin mudah untuk mengerti, menerima, dan mempercayai semua yang kita komunikasikan kepadanya.


Nah, jika Anda merasa mandeg dalam berkomunikasi, cobalah terapkan komunikasi empatik di atas. Latihlah dan praktekkan kiat-kiat mewarnai komunikasi dengan empati tersebut, Mudah-mudahan, komunikasi akan lebih enak dan kedua belah pihak akan merasa senang. Selamat berkomunikasi!



Friday, May 6, 2011

Mitos dan Fakta Makanan

Tubuh anda memiliki kemampuan luar biasa untuk menyembuhkan diri sendiri. Tubuh anda adalah satu-satunya sistem penyembuhan yang dapat membawa anda kembali seimbang pada saat penyakit menyerang. Obat memang dapat membantu tubuh dalam keadaan darurat, pembedahan mungkin diperlukan dalam keadaan tertentu, tetapi hanya tubuh anda yang memiliki kemampuan untuk sembuh. hal ini telah dipelajari selama beberapa dekade dan memeriksa beratus-ratus ribu orang oleh seorang Dokter Ahli Endoskopi Gastrointestinal : Dr. Hiromi Shinya, MD

Jika sistem pencernaan seseorang bersih, tubuh orang tersebut dapat melawan penyakit jenis apapun dengan mudah, di pihak lain, jika sisitem pencernaan seseorang tidak bersih, orang tersebut akan rentan menderita suatu penyakit.

Secara spesifik, apakah yang harus dilakukan oleh seseorang untuk menjaga lambung dan ususnya dengan baik?

Dari data yg telah dilakukan dari berbagai kuisioner selama bertahun-tahun tentang pola makan dan gaya hidup, ditemukan bahwa seluruh tubuh dan fungsinya yang tak terhitung banyaknya itu ternyata ditentukan oleh : Enzim. ” Enzim adalah protein dalam tubuh yang membantu proses biologis berlangsung lebih cepat “.

Jumlah Enzim adalah kunci kesehatan

Dari sekitar 5000 jenis enzim yang bekerja dalam tubuh manusia, terdapat 2 kategori luas : 1. Enzim yang dibuat di dalam tubuh dan 2. Enzim yang datang dari luar, dalam bentuk makanan. Diantara enzim yang dibentuk di dalam tubuh , ada sekitar 3000 jenis dibuat oleh bakteri2 usus.

Ah, kalo saya tulis lengkap mungkin akan terlalu panjang dan bikin bosen bacanya. Saya tuliskan yang penting aja ya.. saya langsung pada :

MITOS tentang makanan :

  1. Konsumsi yogurt setiap hari dapat meningkatkan fungsi pencernaan.
  2. Minum susu setiap hari dapat menghindari kekurangan kalsium.
  3. Berusahalah untuk mempertahankan asupan tinggi protein.
  4. Rebuslah air ledeng sebelum meminumnya untuk menyingkirkan sisa –sisa klorin.
  5. Konsumsi banyak teh hijau dapat mencegah radikal bebas
  6. Makan nasi dan susu membuat berat badan bertambah.

Padahal, FAKTAnya adalah :

  1. Makan daging tidak akan memberikan stamina. Menyantap daging mungkin memang mempercepat pertumbuhan, tetapi juga akan mempercepat proses penuaan.
  2. Ada 6 alasan mengapa Asupan Tinggi Protein Berbahaya Bagi Kesehatan
  3. Semakin banyak antasida, justru akan mempercepat rusaknya lapisan lambung. (tidak percaya kan, tapi itulah yang terjadi).
  4. Semakin cepat muncul efek suatu obat, semakin kuat pula racun yang dikandungnya.
  5. Obat2an menguras sejumlah besar enzim pangkal ; yang paling keras adlh obat anti kanker. Itulah salah satu alasan mengapa obat antikanker TIDAK menyembuhkan kanker.
  6. Bubur tidak dapat dicerna dengan baik karena tidak banyak enzim yang tercampur di dalamnya. (karena itulah mengunyah makanan sangat penting karena di air liur kita banyak terdapat enzim).
  7. MINUM SUSU terlalu banyak dapat menyebabkan osteoporosis.
  8. Tidak ada makanan lain yang lebih sulit dicerna daripada susu. (banyak kasus balita yangg suka sekali minum susu akan mengurangi makanan pendamping yang lain karena lambungnya masih penuh)
  9. Minyak adalah makanan yang paling mudah teroksidasi.

Masih ada beberapa fakta lain tentang susu yang tidak saya tuliskan disini.

(bila ingin mengetahui beberapa fakta diatas secara lengkap, silahkan balas blog ini. Saya menerima setiap pertanyaan yg dibutuhkan. Terimakasih)

Makanan seimbang yang paling cocok buat manusia :

  1. Rasio makanan nabati dan hewani adalah 85-90 % berbanding 10-15%
  2. Secara keseluruhan, biji2an sebaiknya 50%, sayuran dan buah2an 35-40%, serta daging 10-15%.
  3. Santaplah biji2 an yang tidak digiling, yang secara keseluruhan membentuk 50% makanan.

Sedikit TIPS :

1. Jika sesekali harus menyantap gorengan, singkirkan lapisan tepungnya dan tidak menyantap bagian yang berminyak. Kunyah dengan baik dengan air liur anda krn ini qmembantu menetrlisasi asam lemak lemak trans hingga kadar tertentu.

2. Mengunyah dengan baik, bagus untuk mengurangi berat badan.

3. Makanan hewani sebaiknya dari hewan yang bersuhu tubuh lebih rendah daripada manusia, seperti ikan.

4. Mengunyah dengan baik (40-70 kali setiap suapan) dan usahakan untuk menyantap porsi-porsi kecil.

Hal yang menguras Enzim :

  1. Konsumsi Alkohol ato tembakau
  2. Telalu banyak makan
  3. Konsumsi makanan yang mengandung bahan tambahan makanan
  4. Penggunaan obat2 an
  5. Makanan BASI yang memproduksi racun dalam usus besar
  6. Sinar UV dan gelombang elektromagnetik yg menghasilkan radikal bebas
  7. Stress secara emosi

3 cara menghemat enzim pangkal :

1. Tidak mengonsumsi makanan secara brlebihan.

2. mengonsumsi makanan seimbang yang terdiri dari makanan alami dan segar.

3. Mengunyah makanan dengan baik

Jika tubuh memiliki enzim yang banyak, energi untuk hidup dan sistem kekebalan pun meningkat. Hindarilah menguras enzim tubuh anda – jagalah jumlah enzim yang cukup – dan tubuh anda akan sehat.

Ada 7 kunci emas untuk hidup sehat..

1. Menu makanan yang baik, yaitu terdiri dari :

  1. 85-90% makanan nabati berupa 50% biji-bijian, sayuran dan buah-buahan (yang paling baik adalah yang ditanam secara organik, karena bahan kimia hanya memboroskan ‘energi dan enzim’ yang sebenarnya bisa dipakai untuk keperluan lain tubuh kita ), 30%sayuran hijau dan kuning serta umbi2an, 5-10% buah2 an
  2. 10-15% berupa protein hewani, sumber paling baik adalah ikan kecil (karena ikan besar mengandung merkuri) dan konsumsi daging sapi atau domba harus dibatasi atau dihindari., telur, susu kedelai, keju kedelai, susu beras, susu almond.

Makanan tambahan untuk menu makan :

  1. Teh herbal
  2. Tablet rumput laut
  3. Ragi untuk pembuatan bir (sumber vitamin B kompleks dan mineral yang bagus)
  4. Bee pollen
  5. Supplemen Enzim
  6. Suplemen Multivitamin dan multimineral

Makanan dan bahan yang harus dihindari/dibatasi : teh hijau jepang, teh cina, kopi, makanan yang manis dan gula, nikotin, alkohol, cokelat, lemak dan minyak, garam meja biasa (gunakan garam laut yang mengandung mineral)

2. Mengkonsumsi air yang baik yaitu air yang memiliki kekuatan reduksi yang besar, yang belum terpolusi oleh zat-zat kimia.

  1. Orang dewasa sebaiknya minum 6-10 gelas setiap hari
  2. Minum 1-3 gelas air setelah bangun tidur pagi hari
  3. Minum 2-3 gelas air sekitar 1 jam sebelum setiap waktu makan

3. Pembuangan yang teratur

Mulailah untuk membiasakan melakukan BAB secara terartur setiap hari, Jangan gunakan obat pencahar, jika pergerakan usus anda lambat untuk menyingkirkan racun, pertimbangkan untuk menggunakan enema kopi.

4. Olah raga secukupnya.

Olahraga yang sesuai dengan usia dan kondisi fisik . Beberapa jenis olahraga yang bagus adalah berjalan kaki (4 km), berenang, tenis, bersepeda, golf, yoga, bela diri, aerobik.

5. Istirahat yang cukup

a. Pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan tidur 6-8 jam tanpa terputus

b. Lakukan tidur singkat setelah makan siang (sekitar 30 menit)

6. Pernapasan dan meditasi

a. Bermeditasi

b. Berpikiran positif

c. Kenakan pakaian longgar yang tidak menyesakkan napas

7. Kebahagiaan dan cinta

a. Kebahagiaan dan cinta akan meningkatkan faktor enzim tubuh, terkadang bagai keajaiban

b. Luangkan waktu untuk sikap menghargai

c. Menyanyilah, Menarilah, Tertawalah.

d. Hidup penuh semangat dan hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang Anda cintai dengan sepenuh hati.

Banyak sekali informasi yang saya dapat dari buku ini. Penjelasannya lengkap, bahasanya bagus, kertasnya bagus, sampulnya hard cover. Ada ringkasan di tiap bab. Bagus deh. Kalo ingin tahu yang selengkap-lengkapnya saya rekomendasikan, Buku : The Miracle of Enzim , Hiromi Shinya, MD.

Wednesday, February 23, 2011

Live with Gratitude

Creating an attitude of gratitude is one of the easiest steps we can take to improve our lives. The happiness that we create for ourselves by showing our appreciation has far-reaching effects, both for ourselves and for those we come into contact with. The potential for gratitude to spread beyond those people also increases significantly - it can be highly contagious. There are so many different ways that we can express an attitude of gratitude. Here are just a few:

Say "thank you". This is the most basic and well-known way to show appreciation to others. Saying "thank you" is a great way to express your gratitude and can be done in several different forms. You can say it in person, over the phone, in a note, or in an email. Using this when it's least expected can have significant results in lifting someone's spirits. For example, a quick note to your child's teacher thanking her for her hard work and patience might give her the boost of energy that she needs right when she needs it most. You may never know what effect this has had on her, but it will have an effect.

Stop complaining about your life. Even as tough as life can be sometimes, remember that there is always someone that has things worse than you do. Constant complaining about what is wrong in your life will keep you focused on that. The opposite is true as well - focusing on what is right in your life will keep you focused on that. Focusing on the negative will bring you down while focusing on the positive will lift you up.

Focus on what you have, not what you don't have. This is very closely related to not complaining about your life. Being grateful for what you do have keeps you in a positive place, whereas focusing on what you don't have keeps you in a negative place. Focusing on what you do have, regardless of how little or how much that may be, is a great expression of gratitude.

Model your attitude. Modeling your attitude of gratitude is a great way to spread it to others. We've all heard the Golden Rule to "treat others the way you want to be treated". Showing your appreciation to others shows them that you like to be treated this way too. An attitude of gratitude can be quite infectious!

Be satisfied with simple things and be mindful of little things. Being grateful for the little things in our lives is just as important (if not, more so) than being grateful for the big things. Our lives are filled with little things every day that we can be grateful for. What about that front row parking spot you found when you were running late? Or the beautiful weather outside? How about the store clerk that went out of her way to help you? This may take a little practice, but there are many little things throughout the day that we can be grateful for if we take the time to notice them.

Give to someone else. This is the best way to spread your gratitude of attitude. There are so many different ways to give to someone else. You could volunteer your time to help those less fortunate or give you time to children by mentoring them. The possibilities are endless but could make a huge difference in someone's life without you evening knowing it. If they in turn give to someone else, the cycle could continue without end.

Keep a gratitude journal. Let's just be honest here: there are some days when it is hard to find anything to be grateful for. Keeping a gratitude journal can help with that. There are preprinted journals so you can just fill in the blanks or you can make your own. The important thing is to find at least 5 things each day to be grateful for, no matter how big or small those things are. A gratitude journal can serve two purposes: it will help you stop and remember what you are grateful for or it can serve as inspiration on days when you find it difficult to find anything to be grateful for by reading over past days.

Practice random acts of kindness. This can be one of the most fun and rewarding ways to live a life of gratitude, especially when it's done anonymously. Surprise someone with something unexpected. You may never know what it meant to them but it will likely make their day. Try putting a note in your child's lunch or bringing treats to the office to share. Even a small gesture can mean so much to someone.

Living a life of gratitude is one of the easiest ways to live a happier life. It takes very little effort to show someone you appreciate them but will mean so much to them. There are so many ways to make gratitude a part of our life and to spread that attitude to others. Make today the day you start living a life of gratitude and spread your light to the rest of the world!